MEMBINA RASA SOSIAL
DENGAN BERMUAMALAH YANG BAIK
(Jual Beli, Qirah, dan Riba)
KOMPETENSI INTI
KI-1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2. Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN
MATERI POKOK
Muamalah ialah hubungan timbal balik antara satu dan yang lainnya, yang bertujuan untuk saling membantu agar dalam kehidupan bermasyarakat mencapai ketenangan dan ketentraman
Menurut bahasa Jual beli adalah menukar sesuatu dengan sesuatu. Sedangkan menurut istilah adalah menukar harta dengan harta menurut cara-cara yang telah di tetapkan-syara’. Hukum jual beli adalah halal atau boleh
Qirad adalah kerjasama dalam bentuk pemberian modal dari seseorang kepada orang lain untuk diperniagaan.
riba adalah tambahan, menurut syara’ ialah kelebihan atau tambahan pembayaran tanpa ada ganti atau imbalan, yang disyaratkan bagi salah seorang dari dua orang yang mengadakan akad (transaksi).
Hukum riba adalah haram dan dilarang oleh Allah Swt dalam islam.
PROSES PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan, seperti cerita motivasi, senam otak atau bersalawat.
Guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari seputar jual beli qirah dan riba
Guru dapat menggunakan beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu, dapat berupa tulisan manual di papan tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca), atau dapat juga menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
Guru menggunakan metode diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting. Artinya, peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode demontrasi.
2. Kegiatan Inti
Guru meminta peserta didik mengamati gambar yang berkaitan dengan materi jual beli, qiradh, dan riba. Kegiatan mengamati
Guru meminta peserta didik mengangkat tangan sebelum mengeluarkan pendapatnya.
Peserta didik mengemukakan hasil pengamatan gambarnya. Dan peserta lain mendengarkan.
Guru mengajarkan bagaimana menghargai orang berbicara.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukaan peserta didik tentang hasil pengamatannya
Guru memotivasi peserta didik untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan setelah mendengarkan pendapat temanya dan penguatan dari guru serta menghubungkannya dengan pemahaman jual beli, qirah, dan riba. Peserta didik bisa bertanya dengan menggunakan kata Tanya: apa, mengapa, bagaimana, bagaimana jika dan sebagainya. Beberapa contoh yang bisa menjadi acuan pertanyaan Kegiatan menannya
Catatan:
Guru harus dapat mendorong peserta didik untuk berani menanya
Peserta didik mengungkapkan pertanyaan-pertanyaannya lewat lisan atau tulisan
Guru bisa meminta salah satu peserta didik untuk menulis semua pertanyaan-pertanyaan tersebut di papan tulis atau bisa ditulis di kertas.
Guru harus memberikan penghargaan terhadap pertanyaan yang dikemukakan oleh peserta didik, misalnya “pertanyaan yang bagus sekali, dan sejenisnya”
Guru menjelaskan beberapa poin yang diramu dari beberapa poin pertanyaan siswa sebelumnya, Kegiatan menbaca
Guru memberi tugas kepada siswa secara berkelompok atau perorangan untuk membaca dan memahami hasil bacaan yang ditentukan. Lalu secara bergiliran menjelaskan hasil bacaan masing-masing temannya yang lain secara bergantian
Guru meminta peserta didik tetap bersama kelompoknya.
Guru membagi pertanyaan-pertanyaan ke tiap kelompok. Kegiatan menganalisa
Tiap kelompok mendapat tugas satu pertanyaan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok untuk mendiskusikannya. Tiap kelompok mencatat hasil diskusinya di kertas (guru bisa mengembangkan dengan kertas ukuran besar). Tiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara singkat.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang materi tersebut.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca kisah Sayyidina Ali Jual-Beli Dengan Dua Malaikat Kegiatan Memotivasi
Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah/ cerita tersebut
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
Guru memotivasi dengan meminta peserta didik bercita-cita menjadi penguasaha/pedagang sukses, dengan memperhatikan ketentuan pelaksanaan jual beli, qiradh yang benar, serta menjauhi kegiatan riba.
Untuk memperkuat pemahaman tentang pelaksanaan tatacara qurban, aqiqah, dan penyembelihan, guru meminta peserta didik untuk melakukan simulasi jual beli, qiradh, dan riba. Kegiatan Mempratekkan
Pada moment tertentu, misalnya hari raya qurban, peserta didik ditugaskan untuk melakukan investigasi (dalam bentuk tugas proyek) tentang kegiatan jual beli, qiradh, dan riba di lingkungan masing-masing atau melihat video kegiatan tersebut
Guru memberi penguatan dari pelaksanaan simulasi jual beli, qiradh, dan riba
Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang terdapat dalam buku teks siswa pada kolom rangkuman. Kegiatan Merangkum
Peserta didik mengerjakan tugas/soal sesuai arahan guru
3. Kegiatan Penutup
Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Guru memberi apresiasi terhadap hasil kerja siswa
Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa
PENILAIAN
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan sebagai berikut:
Penilaian sikap dalam mengikuti diskusi:
Aspek dan rubrik penilaian.
Pola berpikir saat menyampaikan informasi/pendapat
Jika sama sekali tidak runtut/teratur, skor 1
Jika sebagian kecfil runtut/teratur, skor 2
Jika sebagian besar runtut/teratur, skor 3
Jika seluruhnya runtut/teratur, skor 4
Pola berpikir saat memberikan argumentasi
Jika sama sekali tidak runtut/teratur, skor 1
Jika sebagian kecfil runtut/teratur, skor 2
Jika sebagian besar runtut/teratur, skor 3
Jika seluruhnya runtut/teratur, skor 4
Pola berpikir saat memberikan kritikan
Jika sama sekali tidak runtut/teratur, skor 1
Jika sebagian kecfil runtut/teratur, skor 2
Jika sebagian besar runtut/teratur, skor 3
Jika seluruhnya runtut/teratur, skor 4
Kejelasan fokus dan arah pertanyaan
Jika sama sekali tidak jelas fokus dan arahnya, skor 1
Jika fokus dan arah pertanyaan menjadi jelas setelah diminta mengulang, skor 2
Jika menyadari bahwa fokus dan arahnya tidak jelas sehingga pertanyaannya diulang, skor 3
Jika fokus dan arah pertanyaan jelas, skor 4
Bahasa yang dipakai (saat menyampaikan informasi, kritikan, ataupun argumentasi)
Jika semuanya tidak baik dan tidak benar/tidak baku, skor 1
Jika sebagian besar tidak baik dan tidak benar/tidak baku, skor 2
Jika sebagian kecil tidak baik dan tidak benar/tidak baku, skor 3
J ika seluruhnya baik dan benar/baku, skor 4
Kemampuan dalam berbicara (memberikan informasi, berpendapat, berargumentasi)
Jika sama sekali tidak lancer, skor 1
Jika kadang lancar dan kadang tidak, skor 2
Jika sebagian besar lancer, skor 3
Jika seluruhnya lancar, skor 4
Penilaian sikap Diri
Nama siswa : …………………………………..
Kelas/Semester : …………… / …………………...
Berilah tanda centang () pada kolom yang tersedia sesuai dengan perilaku kita
Keterangan : 5 : sangat baik / sangat sering
4 : baik / sering
3 : cukup
2 : kurang / jarang
1 : sangat kurang / sangat jarang
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah Skor Maksimal
Penilaian antar Teman
Nama Siswa: ……………….Tanggal: ………………… Kelas: …………………..
Keterangan aspek yang dinilai:
Sikap dalam menerima pendapat
Jika sama sekali tidak mau menerima pendapat teman, meskipun pendapat tersebut benar, skor 1
Jika mau menerima pendapat teman, meskipun dengan berat hati atau menunjukkan sikap tidak senang atau lebih banyak mempertahankan pendapatnya, skor 2
Jika mau mendengarkan pendapat teman, meskipun sedikit kurang senang atau setelah teman yang lain juga menyatakan bahwa pendapat yang disampaikan benar, skor 3
Jika rela mau menerima orang lain memberikan pendapat, skor 4
Sikap dalam menerima kritikan
Jika sama sekali tidak mau menerima kritikan teman, meskipun kritikan yang diberikan memang benar
Jika mau menerima kritikan teman tetapi menunjukan sikap tidak senang atau lebih banyak mempertahankan pendapatnya
Jika mau menerima kritikan teman, meskipun sedikit kurang senang atau setelah teman yang lain juga menyatakan bahwa pendapat yang disampaikan benar
Jika rela mau menerima atau mengharap orang lain memberikan masukan
Sikap dalam memberikan kritikan
Jika tidak pernah/tidak mau memberikan kritikan
Jika mau memberikan kritikan tetapi berkesan menyalahkan
Jika mau memberikan kritikan tetapi masih ada sebagian yang berkesan menyalahkan
Jika mau memberikan kritikan yang membangun
Sikap saat pendapatnya tidak diterima
Jika marah/kecewa saat pendapatnya tidak diterima
Jika sedikit marah/kecewa saat pendapatnya tidak diterima
Jika masih terus berusaha agar pendapatnya diterima
jika rela pendapatnya tidak diterima
Kemauan membantu, mendorong atau memberikan kesempatan teman untuk berpendapat
J ika tidak pernah membantu, mendorong atau memberikan kesempatan teman untuk berpendapat
J ika mau memberikan bantuan/kesempatan kepada teman untuk menyampaikan pendapat tetapi setelah diingatkan teman lain/guru
J ika mau membantu/memberi kesempatan kepada teman untuk menyampaikan pendapat tetapi dengan kalimat yang bernada menyalahkan
Jika rela membantu, mendorong atau memberikan kesempatan teman untuk berpendapat
Sikap saat orang lain berbicara/menyampaikan pendapat
J ika selalu berupaya memotong pembicaraan teman
Jika sesekali masih berupaya memotong pembicaraan teman
Jika mau mendengarkan pembicaraan (informasi, pertanyaan, argumentasi), meskipun kurang serius dalam mendengarkan
Jika mau mendengarkan pembicaraan (informasi, pertanyaan, argumentasi) sampai teman yang menyampaikannya selesai berbicara
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah Skor Maksimal
Penilaian Mempratekkan
Format penilaian unjuk kerja: simulasi/demontrasi kegiatan jual beli dan qiradh dan riba:
Pedoman penskoran
Tidak benar (skor 1) Benar (skor 3)
Kurang benar (skor 2) Sangat Benar (4)
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah skor maksimal
Penilaian Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf a, b, c, dan d!
Menurut bahasa, jual beli artinya…
memberikan seseuatu
menyerahkan sesuatu
mengambil sesuatu
menukar sesuatu dengan sesuatu
Tidak terpenuhinya salah satu syarat jual beli berarti…
Tidak terjadi jual beli
Batalnya transaksi
Tidak sah jual beli yang dilakukan
Timbulnya kerugian bagi pembeli
Salah jenis jual beli yang hukumnya sah, tetapi dilarang oleh agama ialah jual beli….
sistem ijon
sperma hewan
yang masih dalam tawaran orang lain
hewan yang masih dalam kandungan ibunya
لاَبَيْعَ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ (متفق عليه)
Hadits di atas merupakan dalil dilarangannya jual beli . . . .
dengan cara mengecoh
dengan niat menimbun barang
pada saat khutbah dan shalat jum’at
barang yang masih dalam tawaran orang lain
Riba fadli adalah riba yang terjadi dalam kasus…
pinjam meminjam
sewa menyewa
jual beli
upah
Riba diharamkan dalam agama Islam. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an …
Q.S. Al-Baqarah: 275
Q.S. Al-Maidah: 2
Q.S. An-Nisa: 29
Q.S. Al Jum’ah: 9
Tukar menukar dua buah barang yang sama jenisnya, namun tidak sama ukurannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarnya merupakan jenis riba
fadhli
qardhi
yad
nasiah
Selain syarat dan rukun, yang harus diperhatikan dalam qiradh antara lain ...
ijab qabul
pelaku modal
saling percaya
jenis pekerjaan.
Bagi orang yang menjalankan qiradh, ada beberapa larangan yang harus diperhatikan, kecuali ….
membatasi modal yang diserahkan
menggunakan modal untuk kepentingan diri sendiri
menghambur-hamburkan modal usaha
menggunakan modal untuk perdagangan yang diharamkan syara'
Salah satu yang tidak termasuk rukun qirad ialah ….
Modal
Pekerjaan
ada pembeli
keuntungan
Kunci Jawab
1. D 6. A
2. A 7. A
3. C 8. C
4. D 9. A
5. C 10. C
Pedoman penskoran
Jumlah jawaban benar x 1 (maksimal 10 x1 = 10).
Penilaian Soal Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
Jelaskan muamalah itu!
Jelaskan pengertian qiradh dalam Islam!
Jelaskan 5 macam jual beli yang sah tapi terlarang!
Jelaskan macam-macam riba berikut penjelasannya!
Jelaskan hikmah diharamkannya riba dalam Islam!
Kunci Jawaban
Muamalah ialah hubungan timbal balik antara satu dan yang lainnya, yang bertujuan untuk saling membantu agar dalam kehidupan bermasyarakat mencapai ketenangan dan ketentraman.
Qiradh adalah pemberian modal dari seseorang kepada orang lain untuk dijadikan modal usaha, dengan harapan memperoleh keuntungan yang akan dibagi sesuai dengan perjanjian. Biasanya qiradh dilakukan pemilik modal (baik perorangan maupun lembaga) dengan pihak lain yang memiliki kemampuan untuk menjalan suatu usaha. Besar kecil bagian tergantung pada kesepakatan kedua belah pihak sebelumnya, yang penting tidak pihak-pihak yang dirugikan. Apabila qiradh menyangkut modal yang cukup besar, sebaiknya diadakan perjanjian tertulis dan dikuatkan saksi yang disetujui oleh kedua belah pihak
Macam-macam jual beli yang sah tapi terlarang ;
Jual beli yang dilakukan pada waktu shalat jum’at
Jual beli barang dengan niat untuk menimbun
Membeli barang dengan menghadang di pinggir jalan.
Membeli atau menjual barang yang masih dalam tawaran orang lain
Jual beli barang dengan niat menipu
Jual beli alat-alat maksiat
Macam-macam Riba yaitu ;
a.Riba Fadhli atau riba yang samar, yaitu menukarkan dua barang yang sejenis tetapi tidak sama ukurannya. Contoh, menukarkan 1 kilo gram gula pasir dengan setengah kilo gram gula pasir, padahal warna dan mutunya sama.
b.Riba Qardhi, yaitu riba dalam utang piutang dengan syarat ada keuntungan atas bunga bagi yang mengutangi. Contoh, utang Rp. 90.000 harus dikembalikan Rp. 95.000 jadi ada lebihnya Rp. 5.000.
c.Riba yad, yaitu bila meninggalkan tempat akad jual beli sebelum serah terima. Contoh, seseorang membeli 1 kilo beras setelah uang dibayar maka si penjual pergi sedangkan beras jualan dalam karung belum ditimbang ckuptidaknya. Jadi jual beli itu belum benar -benar serah terima.
d.Riba Nasi’yah disyaratkan terlambat salah satunya. Contoh, si pembeli sudah membayar tetapi barangnya belum jelas adanya, sehingga tidak dapat diserah terimakan.
Hikmah diharamkannya riba dalam Islam antara lain sebagai berikut:
Menjauhi dari sikap serakah atau tamak terhadap harta yang bukan miliknya
Menimbulkan permusuhan antar pribadi dan mengikis habis semangat kerja sama atau saling menolong sesama manusia. Padahal, semua agama, terutama Islam menyeru kepada manusia untuk saling tolong menolong, membenci orang yang mengutamakan kepentingan diri sendiri atau egois, serta orang yang mengeksploitasi orang lain
Menimbulkan tumbuh suburnya mental pemboros yang tidak mau bekerja keras dan penimbun harta di tangan satu pihak. Islam menghargai kerja keras dan menghormati orang yang suka bekerja keras sebagai saran pencarian nafkah
Menghindari dari perbuatan aniaya karena memeras kaum yang lemah, karena riba merupakan salah satu bentuk penjajahan atau perbudakan dimana satu pihak mengeksploitasi pihak yang lain.
Mengarahkan kaum muslimin mengembangkan hartanya dalam mata pencarian yang bebas dari unsur penipuan
Menjauhkan orang muslim dari sesuatu yang menyebabkan kebinasaannya, karena orang yang memakan riba adalah zalim, dan kelak akan binasa.
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah skor maksimal
Penilaian Penugasan Maniri Tidak Terstruktur
Siswa menguji pemahaman tentang materi yang dipelajari dengan menyetor/berdiskusi tentang materi yang ditanyakan.
Keterangan Penilaian
1. Penilaian dari Teman A ; Jawab, Benar, dan lancer, skor 3
2. Penilaian dari Keluarga B ; Jawab tapi Salah, skor 2
3. Penilaian dari Guru Studi C ; Tidak bisa jawab, skor 1
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah skor maksimal
Saran:
Guru harus kreatif mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dengan mengikuti langkah-langkah yang ada.
PENGAYAAN
Berilah tugas tambahan kepada siswa yang sudah menguasai materi untuk menghafalkan dalil jual beli, qiradh dan riba, sekaligus menerangkan isi kandungannya di depan kelas
Atau peserta didik ditugaskan mencari informasi tentang pelaksanaan jual beli qiradh atau tentang riba yang ada di sekitar sekolah atau rumahnya, kemudian buatlah laporan secara tertulis dengan urutan sebagai berikut !
Apakah kegiatan jual beli dan qiradh di sekitarnya sudah sesuai dengan syariat Islam?
Kalau belum, apa solusinya?
Pengalaman yang pernah didapat ketika transaksi jual beli dan qiradh
Apakah ada permasalahan dalam pelaksanaan tersebut? Dan apa solusinya
Setelah tersusun kemudian diskusikan didepan kelas dengan dipandu oleh Bpak/Ibu guru pelajaran fiqih !
REMEIAL
Berilah tugas kepada siswa yang belum menguasai materi untuk mempelajari materi tentang ketentuan jual beli, qiradh dan riba kepada teman atau kepada guru diluar kelas atau dirumah, dan tagihlah siswa tersebut untuk menerangkan materi yang diminta oleh guru pada pertemuan berikutnya Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).
INTERAKSI GURU DENGAN ORANG TUA
Guru meminta peserta didik dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung baik langsung, maupun memalui telepon, tentang perkembangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar