“Memupuk kebersamaan dalam berjamaah”
A. Kompetensi Inti (KI)
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Indikator Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran
C. Materi Pokok
Pengertian Azan dan Iqamah
Azan menurut bahasa artinya pemberitahuan atau seruan. Sedangkan menurut istilah artinya pemberitahuan atau seruan sebagai pertanda masuknya waktu salat dengan bacaan yang telah ditentukan. Azan merupakan panggilan kepada zamaah untuk melaksanakan salat lima waktu dan memperlihatkan syiar ajaran Islam.
Sedangkan pengertian iqamah ialah ajakan salat kepada jamaah yang telah hadir setelah dikumandangkan lafal azan.
Keutamaan Adzan dan Iqamah
Adzan memiliki keutamaan yang besar sehingga andai saja orang-orang tahu keutamaan pahala yang didapat dari mengumandangkan Adzan, pastilah orang-orang akan berebutan. Bahkan kalau perlu mereka melakukan undian untuk sekedar bisa mendapatkan kemuliaan itu.
Pengertian Shalat Jama’ah
Jama’ah secara bahasa kumpulan atau bersama-sama. Menurut istilah shalat jama’ah adalah shalat yang dilakukan secara bersama-sama oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama, dan salah satunya menjadi imam, sedangkan lainnya menjadi makmum.
Hukum dan Dalil Shalat Jama’ah
Hukum shalat menurut jumhur ulama adalah sunnah muakad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan Nabi saw jarang sekali meninggalkannya. Hal sesuai hadits riwayat
صَلاَ ةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ اْلفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً
E. Proses Pembelajaran
a. Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan dengan melakukan kegiatan ringan, seperti cerita motivasi, senam otak atau bersalawat.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif materi sebelumnya dan mengaitkan dengan materi ketentuan salat jamaah.
Guru dapat memakai beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu, dapat berupa tulisan manual di papan tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca), atau dapat juga menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
Guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari seputar materi.
Guru menggunakan metode diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting. Artinya, peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode demontrasi.
b. Kegiatan Inti
Peserta didik mengamati gambar berikutnya (kolom mengamati gambar), yang terdiri terdiri 5 gambar.
Peserta didik mengemukakan isi gambar tersebut dengan bimbingan guru
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang isi gambar tersebut. Yaitu Gambar 1 tentang bahwa seorang siswa azan dan temanteman-temannya dibelakang mengikuti ucapan azan. Gambar 2 tentang seorang muazin azan di atas menara. Gambar 3 tentang jamaah berdoa bersama sesudah shalat. Gambar 4 tentang jamaah laki-laki saling berpelukan dan berjabatan tangan sesudah doa demikian juga jamaah perempuan. Gambar 5 tentang suasana salat jamaah. Seorang imam berdiri di depan dan di belakang makmum yang berdiridi depan dan di belakang makmum yang terdiri dari orang tua, remaja, anak dan perempuan.
Peserta didik menyimak penjelasan guru atau mencermati gambar atau tayangan visual/film tentang ketentuan azan, iqamah dan salat jamaah, secara klasikal atau individual.
Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tugas untuk berdiskusi sesuai denga tema yang telah ditentukan. Di antara temanya adalah tentang ketentuan makmum masbuk, cara mengingatkan imam yang lupa, cara menggantikan imam yang batal.
Peserta didik secara bergantian menyampaikan hasil diskusi, sedangkan kelompok lainnya memperhatikan/menyimak dan memberikan tanggapan
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang materi tersebut.
Guru menyampaikan gambaran teknis tentang tata cara salat jamaah
Peserta didik secara bergantian mempraktikkan tata cara salat berjamaah sesuai dengan ketentuan dalam syari’at sedangkan peserta didik yang lainnya memperhatikan.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca kisah/cerita tentang seorang laki-laki tidak pernah meninggalkan salat berjamaah selama 40 tahun. Dan selama 30 tahun setiap kali muazin mengumandangkan azan pasti sudah berada di masjid. Selama 50 tahun selalu berada di saf paling depan.
Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah/ cerita tentang seorang laki-laki tidak pernah meninggalkan salat berjamaah selama 40 tahun. Dan selama 30 tahun setiap kali muazin mengumandangkan azan pasti sudah berada di masjid. Selama 50 tahun selalu berada di saf paling depan.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
13) Guru memotivasi peserta didik untuk membiasakan diri untuk melaksanakan salat berjamaah setiap hari.
14) Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang terdapat dalam buku teks siswa pada kolom rangkuman.
Pada“Uji kompetensi”, guru:
membimbing peserta didik untuk menjelaskan ketentuan salat berjamaah, ketentuan makmum masbuk, cara mengingatkan imam yang lupa, cara menggantikan imam yang batal.
meminta peserta didik untuk mengerjakan bagian pilihan ganda dan uraian.
membimbing peserta didik untuk mengamati dirinya sendiri tentang perilaku-perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani sifat tersebut di lingkungannya (Kolom tugas).
F. Penilaian
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan sebagai berikut:
a. Penilaian sikap dalam mengikuti diskusi:
Aspek dan rubrik penilaian.
1. Kejelasan dan kedalaman informasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
b. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
c. Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi kurang lengkap, skor 10.
2. Keaktifan dalam diskusi.
a. Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi skor 30. b. Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi skor 20.
c. Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi skor 10.
3. Kejelasan dan kerapian presentasi.
a. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
b. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang
rapi, skor 20.
d. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor 10.
2. Penerapan
Perintah: Isilah kolom yang tersedia dengan menyebut alasannya
Penilaian: (kebijaksanaan guru)
Pedoman penskoran:
1. bila jawaban peserta didik luas dan mendalam, Skor: A = setara dengan 90-100
2. bila jawaban peserta didik kurang lengkap, skor B= setara dengan 80-90
3. bila jawaban peserta didik kurang tepat, skor C= setara dengan 60-70
Pilihan ganda
Shalat yang dikerjakan bersama-sama oleh dua orang atau lebih disebut juga shalat ….
Jum’at c. jamaah
Jama’ d. hari raya
Hukum shalat berjamaah adalah ….
Sunnah c. wajib kifayah
Sunnah muakkad d. mubah
Keutamaan salat jamaah disbanding salat sendirian adalah ….
20 banding 27 derajat c. 27 banding 27 derajat
27 banding 1 derajat d. 1 banding 27 derajat
Seseorang bisa dijadikan imam apabila ….
Fasih bacaannya c. tinggi badannya
Lebih tua usianya d. besar tubuhnya
Masbuk artinya ….
Kekurangan c. ketinggalan
Kelebihan d. kelancaran
Pada salat isya berjamaah Adi menjadi makmum , lalu pada saat rakaat ketiga imam langsung duduk tasyahud akhir. Yang harus dilakukan Adi adalah ….
Mengikuti semua gerakan imam c. mengucapkan subhanallah
Mengucapkan Allahu Akbar d. membatalkan salatnya
Pemberitahuan atau seruan sebagai pertanda masukknya waktu salat disebut ….
azan c. zikir
iqamah d. tahlil
صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ وَاَنَا عَلَى ذَالِكَ مِنَ الشَاهِدِيْنَ
adalah jawaban ketika muadzin mengucapkan ….
a.الله اَكْبَرْ c.الصَلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَوْمِ
b. لَااِلَهَ اِلَاالله d.اَشْهَدُ اَنْ لَااِلَهَ اِلَاالله
Makmum laki-laki dewasa posisi shafnya berada di ....
a. belakang imam c. belakang shaf laki-laki dewasa
b. belakang syaf anak laki-laki d. belakang shaf anak perempuan
Posisi makmum yang hanya satu orang berada ....
a. di belakang imam sebelah kiri c. sejajar dengan imam
b. sebelah kiri imam d. sebelah kanan imam agar mundur
Pilihan ganda: jumlah jawaban benar x 1 (maksimal 10 x1 = 10)
Kunci jawaban:
Pilihan ganda.
1. C
2. B
3. B
4. A
5. C
6. C
7. A
8. C
9. A
10. D
3. Uraian
Jelaskan pengertian salat berjamaah!
Sebutkan syarat-syarat menjadi makmum!
Jelaskan tata cara salat makmum masbuk dalam salat berjamaah!
Sebutkan keutamaan salat berjamaah!
Tulislah dalil tentang salat berjamaah!
Kunci Jawaban Uraian.
1. Salat jamaah adalah salat yang dikerjakan bersama-sama oleh dua orang atau lebih, salah seorang diantaranya bertindak sebagai imam, sedangkan yang lain disebut makmum.
2. syarat menjadi makmum adalah:
1) makmum hendaklah berniat mengikuti imam.
2) makmum harus mengikuti segala gerakan imam dan tidak boleh mendahului imam.
3) makmum mengetahui gerak-gerik imam.
4) imam dan makmum ada dalam satu tempat.
5) tempat berdiri makmum harus di belakang imam.
6) imam dan makmum hendaklah sama aturan salatnya.
3. tata cara salat makmum masbuk:
Makmum masbuk harus mengikuti imam pada keadaan yang dia dapati yaitu dia langsung berniat dan mengucapkan takbiratul ihram, lalu mengikuti gerakan imam. Apabila imam sujud, maka dia juga ikut sujud.
Makmum masbuk dihitung mendapat satu raka’at apabila dia masih sempat mendapati ruku bersama imam
Makmum masbuk mengganti raka’at yang tertinggal setelah imam salam
4. Keutamaan salat berjamaah adalah dapat mempererat tali persaudaraan di antara umat Islam, menambah syiar Islam, dan salat jamaah ini mempunyai derajat yang lebih tinggi disbanding salat sendiri.
5. صَلاَ ةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ اْلفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِيْنَ دَرَجَةً
Rubrik Penilaian uraian:
Nilai : Jumlah skor yang diperoleh (pilihan ganda dan uraian) x 100
90
4. Tugas:
Perintah:
Setelah mempelajari tentang shalat berjama’ah, cobalah kalian menuliskan pengalaman kalian tentang shalat berjama’ah yang kalian lakukan. Jika memungkingkan hasil pengalaman kalian ditempel di mading kelas kalian!
Skor penilaian sebagai berikut.
a. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya tepat pada waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 100.
b. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya benar, nilai 90.
c. Jika peserta didik dapat mengumpulkan tugasnya setelah waktu yang ditentukan dan perilaku yang diamati serta alasannya sedikit ada kekurangan, 80.
c. Mempraktikkan azan, iqamah, salat berjamaah
Contoh format penilaian unjuk kerja: Praktik
Aspek yang dinilai:
1. Melafalkan azan dan iqamah, skor 30
a. Jika peserta didik bisa melafalkan azan dan iqamah dengan lancar dan
tartil, skor 30
b. Jika peserta didik bisa melafalkan azan dan iqamah dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
c. Jika peserta didik bisa melafalkan azan dan iqamah tidak lancar, skor
10.
2. Shalat berjamaah, skor 20.
a. Jika peserta didik dapat melakukan salat jamaah dengan benar, skor 20.
b. Jika peserta didik dapat melakukan shalat berjamaah kurang benar, skor 10.
3. Doa sesudah azan skor 30.
a. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah azan dengan lancar dan tartil, skor 30.
b. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah azan dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
a. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah azan tidak lancar, skor 10.
4. Tertib skor 20
a. Jika peserta didik melaksanakan praktik salat jamaah dengan tertib, skor 20.
b. Jika peserta didik melaksanakan praktik salat jamaah tidak tertib, skor 10.
Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah sebagai berikut. a. Jumlah skor nilai pada kolom praktik x 40%.
b. Jumlah nilai rata- rata dari kolom “Ayo berlatih” kolom 1, kolom 2, pilihan ganda/
uraian serta tugas x 30 %.
c. Jumlah nilai pada kolom diskusi dan kolom x 30 %.
Nilai akhir = nilai a + nilai b + nilai c
Saran:
Guru harus kreatif mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya
G. Pengayaan
Peserta didik yang sudah menguasai materi mengerjakan soal pengayaan yang telah disiapkan oleh guru berupa makna dari azan, iqamah dan salat jamaah. (Guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan).
H. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi akan dijelaskan kembali oleh guru materi tentang azan, iqamah dan salat jamaah. Guru akan melakukan penilaian kembali (lihat poins 5) dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).
I. Interaksi Guru Dengan Orang Tua
Guru meminta peserta didik memperlihatkan kolom “Ayo Berlatih” dalam buku teks kepada orang tuanya dengan memberikan komentar dan paraf. Cara lainnya dapat juga dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung baik langsung, maupun memalui telepon, tentang perkembangan siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar