INDAHNYA BERPUASA,
SEHAT, JUJUR, DISIPLIN DAN TAAT
(Puasa)
KOMPETENSI INTI
KI-1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI-2. Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI-3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
KOMPETENSI DASAR
Tujuan Pembelajaran dan Indikator Ketuntasan
MATERI POKOK
Puasa adalah menahan atau mencegah, sedangkan menurut istilah, puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari disertai niat dan beberapa syarat tertentu.
Syarat wajib puasa: Islam, Baligh, Berakal sehat, Mampu (kuasa melakukannya), dan Menetap (mukim).
Syarat-syarat sah puasa: Islam, Tamyiz, Suci dari haid dan nifas, Bukan pada hari-hari yang diharamkan.
Rukun puasa: Niat dan Meninggalkan segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari.
Amalan sunnah pada waktu puasa: makan sahur, Mengakhirkan makan sahur,, Menyegerakan berbuka puasa jika benar-benar telah tiba waktunya, Membaca doa ketika berbuka, Berbuka dengan yang manis-manis atau dengan kurma sebelum makan yang lainnya, Memperbanyak sedekah, Memberi makan untuk berbuka kepada orang lain yang berpuasa, dan Memperbanyak membaca Al-Qur'an.
Hal-hal yang makruh ketika puasa: berkumur-kumur yang berlebihan, menyikat gigi, bersiwak, mencicipi makanan, walaupun tidak ditelan, memperbanyak tidur ketika berpuasa, dan berbekam atau disuntik
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu: Makan dan minum dengan sengaja, murtad (keluar dari agama Islam), bersetubuh atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari, keluar darah haid atau nifas, Keluar air mani atau mazi yang disengaja, merubah niat puasa, dan hilang akal karena mabuk, pingsan, gila.
Hikmah puasa: Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah, Meningkatkan iman dan taqwa kepada Alllah, Menumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama manusia. Melatih kesabaran dan melatih kedisiplinan dan keteraturan hidup.
Macam-macam puasa: puasa wajib, puasa sunnah dan puasa haram
Puasa wajib terdiri dari puasa Ramadlan, puasa nazar dan puasa kifarat
Puasa sunnah antara lain: Puasa 6 hari dibulan syawwal, Puasa senin dan kamis, Puasa Dawud, Puasa Arafah, Puasa di Bulan Muharram, khususnya pada hari Asyura (10 muharram), Puasa dibulan sya’ ban, Puasa tengah bulan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Qomariah, Puasa pada pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban), Puasa tiga hari dalam sebulan.
Macam-macam puasa haram antara lain: puasa pada Hari Raya Idul Fithri dan idul adha, hari tasyrik, puasa sehari pada hari jum’at, Puasa pada hari Syak, Puasa Selamanya (puasa dahri), Puasa wanita haidh atau nifas.
Adapun macam-macam puasa makruh antara lain: Puasa yang dilakukan pada hari Jumat, kecuali beberapa hari sebelumnya telah berpuasa, Puasa sunnah pada paruh kedua bulan Sya`ban.
PROSES PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan dengan melakukan kegiatan ringan, seperti cerita motivasi, senam otak atau bersalawat.
Guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari seputar puasa
Guru dapat memakai beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu, dapat berupa tulisan manual di papan tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca), atau dapat juga menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
Guru menggunakan metode diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting. Artinya, peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode demontrasi.
2. Kegiatan Inti
Guru meminta peserta didik mengamati gambar yang berkaitan dengan materi puasa Kegiatan mengamati
Guru meminta peserta didik mengangkat tangan sebelum mengeluarkan pendapatnya.
Peserta didik mengemukakan hasil pengamatan gambarnya. Dan peserta lain mendengarkan.
Guru mengajarkan bagaimana menghargai orang berbicara.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukaan peserta didik tentang hasil pengamatannya
Lalu guru memotivasi peserta didik untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan setelah mendengarkan pendapat temanya dan penguatan dari guru serta menghubungkannya dengan pemahaman puasa. Beberapa contoh yang bisa menjadi acuan pertanyaan Kegiatan menannya
Catatan:
Guru harus bisa mendorong peserta didik untuk kritis dan memiliki pertanyaan-pertanyaan sebanyak mungkin dan tidak perlu mengomentarinya.
Peserta didik mengungkapkan pertanyaan-pertanyaannya lewat lisan.
Guru bisa meminta salah satu peserta didik untuk menulis semua pertanyaan-pertanyaan tersebut di papan tulis atau bisa ditulis di kertas.
Guru menjelaskan beberapa poin yang diramu dari beberapa poin pertanyaan siswa sebelumnya, Kegiatan menbaca
Atau guru memberi tugas siswa secara berkelompok untuk membaca dan memahami hasil bacaan yang ditentukan. Lalu secara bergiliran menjelaskan hasil bacaan masing-masing temannya yang lain secara bergantian
Guru meminta peserta didik tetap bersama kelompoknya. Kegiatan menganalisa
Guru membagi pertanyaan-pertanyaan ke tiap kelompok.
Tiap kelompok mendapat tugas satu pertanyaan.
Guru memberikan kesempatan kepada kelompok untuk mendiskusikannya. Tiap kelompok mencatat hasil diskusinya di kertas (guru bisa mengembangkan dengan kertas ukuran besar). Tiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara singkat.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang materi tersebut.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca bacaan: Fakta Ilmiah Hikmah Puasa Ramadhan Kegiatan Memotivasi
Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah/ibrah dari bacaan tersebut
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap bacaan tersebut.
Guru memotivasi dengan meminta peserta didik betul-betul memperhatikan tentang materi pemahaman puasa ini, agar dia siap apabila dibutuhkan masyarakat untuk menjawab masalah puasa menurut agama.
Untuk memperkuat pemahaman peserta didik, setiap kelompok mensimulasikan pelaksanaan puasa, Kegiatan mempratekkan
Setiap kelompok terlebih dahulu berkumpul untuk menentukkan dan menperjelas langka-langka yang akan dilaksanakannya dalam menyambut kegiatan puasa Ramadhan.
Kelompok lain mengevaluasi dan mengomentari simulasi penyembutan bulan suci Ramadhan.
Guru memberi penguatan dari simulasi penyembutan bulan suci Ramadhan.
Guru dan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai yang terdapat dalam buku teks siswa pada kolom rangkuman. Kegiatan Merangkum
3. Kegiatan Penutup
Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Guru memberi apresiasi terhadap hasil kerja siswa
Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menyampaikan tugas mandiri terstruktur.
Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa
PENILAIAN
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan sebagai berikut:
Penilaian sikap dalam mengikuti diskusi:
Aspek dan rubrik penilaian.
1. Kejelasan dan kedalaman informasi.
Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 1.33
Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 1.20
Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi kurang lengkap, skor 1.10
2. Keaktifan dalam diskusi.
Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi skor 1.33
Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi skor 1.20
Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi skor 1.10
3. Kejelasan dan kerapian presentasi.
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 1.33
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 1.25
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 1.20
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor 1.10
Penilaian Mempratekkan
erintah: praktekkan bacaan niat puasa ramadhan dan doa berbuka puasa dengan menghayati maksud arti doa tersebut!
Contoh format penilaian:
Aspek yang dinilai:
1. Bacaan/lafaz niat puasa dan doa berbuka puasa (Skor 30).
Jika peserta didik bisa melafalkan niat puasa dan doa berbuka puasa dengan tartil, skor 30.
Jika peserta didik bisa melafalkan niat puasa dan doa berbuka puasa dengan tidak tartil, skor 15
2. Kelengkapan bacaan/lafaz zikir dan doa (Skor 20)
Jika peserta didik dapat melakukan bacaan/lafaz niat puasa dan doa berbuka puasa dengan lengkap dan sempurna, skor 20.
Jika peserta didik dapat melakukan bacaan/lafaz niat puasa dan doa berbuka puasa kurang kurang lengkap dan kurang sempurna, skor 10.
3. Kelancaran bacaan/lafaz zikir dan doa (skor 30)
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan/lafaz niat puasa dan doa berbuka puasa dengan lancar dan tartil, skor 30.
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan niat puasa dan doa berbuka puasa dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan niat puasa dan doa berbuka puasa tidak lancar, skor 10.
4. Penghayatan (Skor 30)
Jika peserta didik melaksanakan praktik niat puasa dan doa berbuka puasa dengan penghayatan yang naik sesuai isi kandungan doa, skor 20.
Jika peserta didik melaksanakan praktik niat puasa dan doa berbuka puasa kurang menghayati sesuai isi kandungan doa, skor 10.
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah skor maksimal
Penilaian Sikap Diri
skor penilaiannya:
Ya : skor 5
Tidak: skor 0
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 100
Jumlah skor maksimal
Perintah:Isilah kolom berikut sesuai dengan keadaanmu yang sebenarnya ! Kemudian berilah tanda centang (v) pada jawaban yang kamu sampaikan dengan jujur !
Pedoman penskoran
Skor nilai:
Apabila peserta didik selalu mengerjakan puasa (wajib/sunnah), skor 9.
Apabila peserta peserta didik kadang-kadang mengerjakan puasa (wajib/sunnah), skor 5.
Apabila peserta peserta didik tidak pernah mengerjakan puasa (wajib/sunnah), skor 0.
Nilai = jumlah skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
Saran:
Guru harus kreatif mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya.
Penilaian Soal Pilihan Ganda
Berilah tanda (X) pada huruf a, b, c, atau d yang kamu anggap paling tepat!
Al-Qur`an surat al-Baqarah ayat 183 menjelaskan tentang kewajiban ….
a. shalat
b. dzikir
c. do`a
d. puasa
Puasa adalah menahan diri dari segala yang membatalkan puasa mulai dari ….
terbit fajar hingga terbenam matahari
jam 04.00 s.d. 17.30
tebit matahari s.d. terbenam matahari
sesudah subuh s.d. maghrib
Seseorang yang berpuasa tanpa dengan niat sebelumnya maka puasanya tidak sah karena niat puasa termasuk ….
syarat sah puasa
rukun puasa
wajib puasa
sunnah puasa
Di bawah ini, yang tidak termasuk syarat wajib puasa adalah ….
a. Islam
b. Baligh
c. Berakal sehat
d. makan sahur
Mumayyiz merupakan salah satu dari …. puasa.
a. syarat sah
b. syarat wajib
c. rukun
d. sunat
Yang termasuk sunat puasa adalah ….
menyegerakan berbuka
meninggalkan makan sahur
mengakhirkan berbuka
menyegerakan makan sahur
Berkata-kata kotor/keji termasuk … dalam puasa.
a. haram
b. makruh
c. sunat
d. wajib
Puasa Ramadan diwajibkan oleh Allah swt. dimulai ....
a.tahun pertama hijriyah
b. tahun ketiga hijriyah
c. tahun kedua hijriyah
d. tahun keempat hijriyah
Menentukan awal bulan Ramadhan dengan cara melihat bulan disebut ….
a. ru`yatul hilal
b. istikmal
c. hisab
d. istiqlal
Yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa tetapi harus mengqadha puasanya adalah ….
a. sakit dan hamil
b. musafir dan hamil
c. sakit dan musafir
d. musafir dan orang jompo
Kunci jawaban:
D 6. A
A 7. B
B 8. C
D 9. A
A 10. C
Skor Pilihan ganda=
jumlah jawaban benar x 3,5 (maksimal 20 x 3,5 = 70)
Penilaian Soal Uraian
Jelaskan pengertian puasa menurut bahasa dan istilah !
Jelaskan syarat wajib puasa !
Jelaskan rukun Puasa !
Jelaskan cara menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan !
Sebutkan hal-hal yang membatalkan puasa !
Kunci Jawaban uraian:
Puasa dalam bahasa Arab disebut “Shaum”/“Shiyam” atau “Imsak” artinya menahan. Sedangkan Puasa menurut istilah ialah suatu amal ibadah yang dilakukan dengan cara menahan diri dari segala sesuau yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari disertai dengan niat karena Allah Ta’ala dengan syarat dan rukun tertentu
Syarat Wajib Puasa : Islam, balig dan berakal, suci dari haid dan nifas dan mampu melaksanakan puasa
Rukun Puasa : Niat dan meninggalkan sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari
Cara Menentukan Awal dan Akhir Bulan Ramadhan ada 3 cara :
Dengan cara Rukyat
Dengan cara Istikmal
Dengan cara Hisab
Hal-Hal yang membatalkan Puasa :
Muntah dengan sengaja
Jimak pada siang hari setelah terbit fajar
Haid atau nifas
Gila, Mabuk atau pingsan
Memasukkan sesuatu ke dalam rongga badan dengan sengaja, seperti makan, minum dan merokok
Murtad (keluar dari agama Islam)
Rubrik Penilaian uraian:
Nilai : Jumlah skor yang diperoleh (pilihan ganda dan uraian) x 100
100
Penilaian Tugas Mandiri Tidak Terstruktur
Buatlah tulisan ilmiah secara berkelompok terkait dengan puasa, mulailah dengan menginventaris permasalahan yang kalian temukan (misalnya: bagaimana puasa orang kutub selatan atau utara, puasa orang yang hamil, dan sebagainya). Kalian bisa konsultasi dengan guru pembimbing yang ditunjuk
Nama siswa/kelompok: ……………… Guru Pembimbing: …………
Pedoman Penskoran
1. Latar belakang masalah
Kriteria:
4 jika menunjukkan pentingnya/aktualnya masalah
3 jika masalah yang diajukan kurang aktual/kurang penting
2 jika masalah yang diajukan tidak aktual/tidak penting
1 jika permasalahan tidak perlu dipecahkan lagi
2. Rumusan masalah
Kriteria:
4 jika dirumuskan dengan jelas dan spesifik
3 jika dirumuskan dengan jelas tetapi tidak spesifik
2 jika dirumuskan dengan kurang jelas dan tidak spesifik
1 jika tidak dapat dikategorikan sebagai rumusan masalah
3. Perumusan tujuan penulisan
Kriteria:
4 jika relevan dengan permasalahannya dan perumusannya jelas
3 jika relevan dengan permasalahannya tetapi perumusannya kurang jelas
2 jika kurang relevan dengan permasalahannya
1 jika tidak dirumuskan
4. Perumusan manfaat penulisan
Kriteria:
4 jika dirumuskan dengan jelas baik dari segi untuk pengembangan ilmu atau untuk kepentingan praktis
3 jika menunjukkan manfaat dari segi pengembangan ilmu atau untuk kepentingan praktis tetapi perumusannya kurang jelas
2 jika tidak menunjukkan manfaat dari segi pengembangan ilmu atau untuk kepentingan praktis
1 jika tidak dirumuskan
5. Kajian pustaka
Kriteria:
4 jika relevan dengan permasalahannya dan memuat seluruh aspek (teori/hasil penelitian yang ada) secara lengkap
3 jika relevan dengan permasalahannya tetapi tidak memuat seluruh aspek
2 jika kurang relevan dengan permasalahannya
1 jika tidak ada kajian pustaka
6. Pembahasan
Kriteria:
4 jika mampu menunjukkan analisis hubungan antar aspek dan disertai dengan teori yang mendukungnya secara lengkap
3 jika mampu menunjukkan analisis hubungan antar aspek tetapi kurang disertai dengan teori yang mendukungnya secara lengkap
2 jika tidak mampu menunjukkan analisis hubungan antar aspek kurang disertai dengan teori yang mendukungnya secara lengkap
1 pembahasan tidak jelas arahnya
7. Simpulan
Kriteria:
4 jika relevan dengan permasalahan dan hasil pembahasannya
3 jika kurang relevan dengan permasalahan atau hasil pembahasannya
2 jika tidak relevan dengan permasalahan maupun hasil pembahasannya
1 jika tidak ada simpulannya
.
Saran:
Guru harus kreatif mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dengan mengikuti langkah-langkah yang ada.
PENGAYAAN
Berilah tugas tambahan kepada siswa yang sudah menguasai materi untuk menghafalkan dalil puasa beserta isi kandungannya, sekaligus menerangkan isi kandungannya di depan kelas.
Atau peserta didik diberi tugas untuk mewancarai beberapa guru kalian tentang sikap mereka terhadap perbedaan awal puasa dan hari raya yang sering terjadi di Indonesia. Bagaimana solusi mereka
REMEIAL
Berilah tugas kepada siswa yang belum menguasai materi untuk mempelajari materi tentang ketentuan puasa kepada teman atau kepada guru diluar kelas atau dirumah, dan tagihlah siswa tersebut untuk menerangkan materi yang diminta oleh guru pada pertemuan berikutnya Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai)
INTERAKSI GURU DENGAN ORANG TUA
Guru meminta peserta didik dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung baik langsung, maupun memalui telepon, tentang perkembangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar