Dzikir dan Doa
A.Kompetensi Inti (KI)
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Kompetensi Dasar
1.5. Meyakini manfaaat dzikir dan doa
2.5 Menghayati hikmah berdzikir dan doa setelah shalat
3.7 Memahami tatacara berdzikir dan berdo’a setelah shalat
4.6 Mendemonstrasikan zikir setelah shalat
4.7 Menghafalkan do’a setelah shalat
C. Indikator Pencapaian Kompetensi dn Tujuan Pembelajaran
D.materi pokok
Zikir menurut bahasa (ذِكْــــرًا) adalah mengingat,menyebut, menuturkan atau merenungkan sedangkan menurut istilah adalah mengingat Allah SWT, dengan maksud mendekatkan diri kepada Alloh SWT.
Doa ( الدُّعَاء ) menurut bahasa adalah memanggil atau memohon sesuatu,sedangkan menurut istilah adalah memohon kepada Alloh Swt dengan merendahkan diri dan tunduk kepada- Nya.
Doa sangat baik dilaksanakan pada waktu-waktu ijabah,yaitu Waktu tengah malam (sepertiga malam yang terakhir),Pada hari jumat(waktu antaraduakhutbah),Pada waktu seseorang sedang puasa,Sesudah shalat lima waktu, Saat kritis/genting,Saat teraniaya dan Ketika minum air Zamzam.
Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan kita selalu berzikir dan berdoa antara lain dapat menentramkan hati kita di manapun berada, dapat lebih bersikap hati-hati dalam melakukan apapun, dan dapat mendekatkan diri kita kepada Allah Swt.
E.PROSES PEMBELAJARAN
a. Kegiatan Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan berdoa bersama.
Guru memeriksa kehadiran, kerapian berpakaian, posisi tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Guru memotivasi peserta didik dengan kegiatan yang ringan dengan melakukan kegiatan ringan, seperti cerita motivasi, senam otak atau bersalawat.
Guru memberikan informasi tentang tujuan dan manfaat mempelajari materi tentang dzikir dan doa.
Guru mengajukan pertanyaan secara komunikatif materi sebelumnya dan mengaitkan dengan materi ketentuan berdzikir dan berdoa setelah shalat.
Guru dapat memakai beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu, dapat berupa tulisan manual di papan tulis, kertas karton (tulisan yang besar dan mudah dilihat/dibaca), atau dapat juga menggunakan multimedia berbasis ICT atau media lainnya.
Guru menggunakan metode diskusi dalam bentuk the educational-diagnosis meeting. Artinya, peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar yang dikolaborasi dengan metode demontrasi.
b. Kegiatan Inti
Peserta didik mengamati gambar berikutnya (kolom mengamati gambar), yang terdiri terdiri 3 gambar.
Peserta didik mengemukakan isi gambar tersebut dengan bimbingan guru
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang isi gambar tersebut. Yaitu Gambar 1: Poster “ingat Allah hati tenang”, ,gambar ke 2 yaitu gambar orang yang sedang berdoa dan gambar ke 3 yaitu poster “jangan mengadu pada selain Allah SWT”.
Peserta didik menyimak penjelasan guru atau mencermati gambar atau tayangan visual/film tentang berdzikir dan berdoa setelah shalat, secara klasikal atau individual.
Peserta didik mencari informasi terkait materi ketentuan thaharah melalui bacaan dalam buku siswa ataupun sumber lainnya untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang dikemukakan sebelumnya
Peserta didik dibagi menjadi 4-5 siswa per kelompok, mendiskusikan hal-hal berikut dengan saling menghargai pendapat teman
Peserta didik secara bergantian menyampaikan hasil diskusi, sedangkan kelompok lainnya memperhatikan/menyimak dan memberikan tanggapan
Searah jarum jam tiap kelompok bergeser menilai hasil kelompok lain dari segi ketepatan jawaban, banyaknya/ kelengkapan contoh, dan kejujuran pendapat/ tidak mencontek!
Guru meminta setiap kelompok memberikan penghargaan pada kelompok yang paling baik hasilnya.
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan yang dikemukakan peserta didik tentang materi tersebut.
Guru menyampaikan gambaran teknis tentang tata cara dzikir dan doa
Peserta didik secara bergantian mempraktikkan tata cara dzikir dan doa sesuai dengan ketentuan dalam syari’at sedangkan peserta didik yang lainnya memperhatikan.
Guru membimbing peserta didik untuk membaca hadis tentang dzikir dan doa dalam “kolom motivasi”.
Peserta didik mengemukakan pendapatnya tentang hikmah dari kisah/cerita tersebut
Guru memberikan penjelasan tambahan dan penguatan terhadap kisah tersebut.
Guru meminta peserta didik mempraktekkan cara dzikir dan doa
dengan benar
Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan intisari dari pelajaran tersebut sesuai kolom “rangkuman” dalam buku teks siswa.
Peserta didik melakssanakan uji kompetensi atas bimbingan guru
Kegiatan Penutup
Bersama-sama melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Guru memberi apresiasi terhadap hasil kerja siswa
Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menyampaikan tugas tidak terstruktur.
Sebelum berdoa, guru mengingatkan peserta didik untuk benar-benar menjaga kebersihan dalam kehsebagai implementasi dari ketendtuan thaharah dalam kehidupan sehari-hari
Bersama-sama menutup pelajaran dengan berdoa
F. Penilaian
Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan sebagai berikut:
1. Penilaian sikap dalam mengikuti :
Aspek dan rubrik penilaian.
1. Kejelasan dan kedalaman informasi.
Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan kedalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 30.
Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 20.
Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan kedalaman informasi kurang lengkap, skor 10.
2. Keaktifan dalam diskusi.
Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi skor 30.
Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi skor 20.
Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi skor 10.
3. Kejelasan dan kerapian presentasi.
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan rapi, skor 40.
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan jelas dan rapi, skor 30. c. Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan sangat jelas dan kurang rapi, skor 20.
Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan dengan kurang jelas dan tidak rapi, skor 10.
2. Penilaian Mempratekkan zikir dan doa.
Contoh format penilaian unjuk kerja: Praktik zikir dan doa
Aspek yang dinilai:
1. Bacaan/lafaz zikir dan doa (Skor 30).
Jika peserta didik bisa melafalkan Bacaan/lafaz zikir dan doa dengan tartil, skor 30.
Jika peserta didik bisa melafalkan Bacaan/lafaz zikir dan doa dengan tidak tartil, skor 15
2. Kelengkapan bacaan/lafaz zikir dan doa Skor 20
Jika peserta didik dapat melakukan bacaan/lafaz zikir dan doa dengan lengkap dan sempurna, skor 20.
Jika peserta didik dapat melakukan bacaan/lafaz zikir dan doa kurang kurang lengkap dan kurang sempurna, skor 10.
3. Kelancaran bacaan/lafaz zikir dan doa skor 30
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan/lafaz zikir dan doa dengan lancar dan tartil, skor 30.
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah shalat dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah shalat tidak lancar, skor 10.
4. Tertib zikir dan doa Skor 30
Jika peserta didik melaksanakan praktik zikir dan doa dengan tertib, skor 20.
Jika peserta didik melaksanakan praktik zikir dan doat idak tertib, skor 10.
3. Penerapan
Berilah tanda centang () pada kolom yang tersedia sesuai dengan perilaku kita
Penilaian: Kebijaksanaan guru (maksimal skor= 100)
4. pilihan ganda
Perintah: Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, dan D!
Zikir berasal dari kata az-zikru yang artinya….
a.membina c. mengharap
b.memohon d. mengingat
Zikir dengan kalimat tahlil adalah dengan membaca….
a.Allahu akbar c. astagfirullah hal adziim
b.la ilahaillah d. Alhamdulillah
Berdoa hendaklah diawali dengan membaca….
a.istigfar c. hamdalah dan istigfar
b.hamdalah dan solawat d. hamdalah dan hauqalah
Waktu mustajab untuk berdoa adalah….
Waktu antara dua khutbah c. waktu antara shalat dzuhur dan ashar
Ketika matahari terbenam d. saat-saat gerimis
Kita diharuskan berzikir kepada Allah Swt, agar hati kita tentram. Hal in sesuai dengan firman Allah Swt dalam…
Q.s al-ahzab ayat 31-32 c. Q.s ar-ra’d ayat 28
Q .s al-ahzab ayat 41-42 d. Q.s ar-ra’d ayat 27
Tasbih, tahmid dan takbir dalam berzikir setelah salat lima waktu sebaiknya dibaca sebanyak…
77 kali c. 99 kali
33 kali d. 17 kali
Berikut yang bukan merupakan adab berdoa adalah…
Mengangkat tangan ketika berdoa c. yakin doanya akan dikabul
Diawali dengan bismillah d. berdoa dalam keadaan suci
Memohon sesuatu kepada Allah Swt dengan penuh harap dan merendahkan diri disebut..
Doa c. wirid
Zikir d. shalat
Berikut waktu yang makbul untuk berdoa, kecuali…
Setelah dari wc c. pada hari jumat
Setelah shalat lima waktu d. ketika minum air zamzam
10. Diantara waktu yang mustajab untuk melaksanakan doa adalah…
a. sehabis salat lima nwaktu c. tengah siang hari
b. sebelum salat d. ketika mendapat kenikmatan
Skor penilaian sebagai berikut.
Pilihan ganda: jumlah jawaban benar x 1 (maksimal 10 x1 = 10)
Kunci Jawaban Pilihan ganda:
1. D
2. B
3. B
4. A
5. C
6. B
7. C
8. A
9. D
10. A
5. Uraian:
Jelaskan pengertian zikir secara istilah!
Sebutkan manfaat zikir kepada Allah Swt!
Jelaskan pengertian doa menurut bahasa dan istilah!
Sebutkan 3 waktu ijabah untuk berdoa!
Tuliskan bacaan tahlil!
Kunci Jawaban Uraian.
Menurut istilah adalah mengingat Allah SWT, dengan maksud mendekatkan diri kepada Alloh SWT.
Manfaat dzikir ;
Akan terhindar dari sifat sombong dan congkak
Akan terhindar dari sifat gampang putus asa
Hati dan pikiran kita akan tenang dan tentram
Akan memberi motivasi atau dorongan yang kuat dalam menjalani kehidupan ini
Memberikan perlindungan dalam menempuh kehidupan
Kita akan merasa semakin dekat dengan Alloh
Di akhirat kelak, kita akan mendapat tempat yang mulia di sisi Alloh, yaitu surge
Doa menurut bahasa adalah memanggil atau memohon sesuatu, sedangkan menurut istilah adalah memohon kepada Alloh Swt dengan merendahkan diri dan tunduk kepada- Nya
Waktu yang di ijabah untuk berdoa ;
Waktu tengah malam (sepertiga malam yang terakhir)
Pada hari jumat(waktu antara dua khutbah)
Pada waktu seseorang sedang puasa
Sesudah shalat lima waktu
Saat kritis/genting.
Saat teraniaya dan
Ketika minum air Zamzam
لاَاِلَهَ اِلاَّ الله
Rubrik Penilaian:
Nilai : Jumlah skor yang diperoleh (pilihan ganda dan uraian) x 100
90
6. Mempraktikkan tata cara berdzikir dan berdoa yang benar
Contoh format penilaian unjuk kerja:
Praktik berdzikir dan berdoa yang benar:
Aspek yang dinilai:
1. Susunan lafal dzikir setelah shalat fardu’Skor 30’.
a. Jika peserta didik bisa melafalkan susunan dzikir setelah shalat fardu dengan tersusun, skor 30
b. Jika peserta didik tidak bisa melafalkan susunan dzikir setelah shalat fardu dengan tersusun, skor 20
2. Dzikir setelah shalat,skor 30
a. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan Dzikir dengan lancar dan
tartil, skor 30.
b. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan Dzikir dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
c. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan Dzikir dengan tidak lancar, skor
10.
3. Doa sesudah dzikir setelah shalat fardu ‘Skor ‘ 30.
a. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah dzikir setelah shalat fardu dengan lancar dan tartil, skor 30.
b. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa sesudah dzikir setelah shalat fardu dengan lancar dan tidak tartil, skor 20.
a. Jika peserta didik bisa melafalkan bacaan doa dzikir setelah shalat fardu tidak lancar, skor 10.
4. Tertib, Skor 20
a. Jika peserta didik melaksanakan praktik dzikir dan berdoa dengan tertib,
skor 20.
b. Jika peserta didik melaksanakan praktik dzikir dan berdoa tidak tertib, skor 10.
Nilai akhir yang diperoleh oleh peserta didik adalah sebagai berikut. a. Jumlah skor nilai pada kolom praktik x 40%.
b. Jumlah nilai rata- rata dari kolom “Ayo berlatih” kolom 1, kolom 2, pilihan ganda/
uraian serta tugas x 30 %.
c. Jumlah nilai pada kolom diskusi dan kolom x 30 %.
Nilai akhir = nilai a + nilai b + nilai c
IV. Tugas
Perintah:
Lakukan Dzikir dan Doa setelah selesai shalat. Kemudian catatlah dalam buku catatanmu!
dengan mencontreng atau tanda cek ‘ⱱ ‘. Tunjukkanlah hasil tugasmu kepada orang tua dan gurumu!
Guru membuat kolom unjuk kerja misalnya:
Nama siswa ;
Hari dan tanggal ;
Penilaian: (kebijaksanaan guru)
Saran:
Guru harus kreatif mengembangkan soal berikut rubrik dan penskorannya
G.Pengayaan
Peserta didik yang sudah menguasai materi mengerjakan soal pengayaan yang telah disiapkan oleh guru berupa makna dari wudu. (Guru mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil dalam pengayaan).
H. Remedial
Peserta didik yang belum menguasai materi akan dijelaskan kembali oleh guru materi tentang Dzikir dan doa. Guru akan melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).
I.Interaksi Guru Dengan Orang Tua
Guru meminta peserta didik dengan mengunakan buku penghubung kepada orang tua yang berisi tentang perubahan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung baik langsung, maupun memalui telepon, tentang perkembangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar